Minggu, 02 Oktober 2011

Titik api pria sejati

BAGI sebagian besar pria, seks hanyalah sebatas penetrasi dan ejakulasi, bahkan kadang tanpa komunikasi. Padahal, perempuan membutuhkan lebih dari sekadar penetrasi. Pemanasan misalnya, selalu menjadi titik api perempuan untuk mendapatkan orgasme. Sayang, lelaki jarang yang memahami hal ini.

Dalam berhubungan seks, hal-hal yang bersifat visual sangat memegang peran penting. Dalam pemanasan, hal yang visual ini memenuhi hampir 70 daya rangsang. Karena itu, jadilah lelaki sejati, yang melakukan hubungan seksual tak hanya fokus pada penetrasi dan ejakulasi, tapi juga ciuman, rangsangan, dan komunikasi akrab, terutama pascaorgasme. Kami menuntun Anda menjadi pencumbu sejati.

1. Ciptakan suasana yang romantis.

Dalam aktivitas seks, suasana membentuk dan mempengaruhi kesiapan emosi yang diperlukan dalam proses pemanasan. Pada kebanyakan wanita, suasana rileks, tidak tergesa-gesa dan lembut yang menggambarkan romantisme merupakan kebutuhan yang diimpikan.

Banyak pria yang mengerti hal ini, tapi tak melakukannya. Meskipun suasana seperti itu lebih banyak ditemukan dalam novel dan film percintaan, tapi para pria bisa mewujudkannya.

Musik lembut, lampu temaram, foto kenangan atau suguhan film yang mengagungkan cinta dan kasih sayang dapat disiapkan sebagai awal atau selama pemanasan wanita. Anda bersiaplah menerima kejutan.

2. Tempat yang spesial.

Spesial di sini bukan berarti harus mahal, tapi nyaman dan terjamin. Bagi perempuan, tempat yang tidak nyaman akan membuat dia suntuk menikmati hubungan itu. Kefokusan itu yang sangat penting, yang membuatnya bebas mengekspresikan segala yang dia rasakan, mengerang, ataupun menjerit.

3. Berpakaian sensual.

Pasti Anda akan tertawa? Padahal, inilah kenyataannya. Para pria, tentu sangat suka jika pasangannya berpakaian seksi, menggoda, berbaju tipis, daster dan parfum yang merangsang. Nah, ternyata, kaum perempuan pun menyukai pemandangan yang begini. Mereka pun menyukai lelaki yang rapi, bersih, dan seksi. Telanjang dada, mulut wangi, dan bau tubuh yang enak. Jadi, jangan habis mabuk mengajak bercumbu?

4. Komunikasikan keinginan Anda.

Seks yang optimal terjadi karena kesamaan keinginan. Karena itu, katakan keinginan dan fantasi Anda. Mungkin Anda ingin mencumbunya dengan cara tak lazim, mengoral atau mengelus wilayah intimnya. Ia akan kaget jika tak dikatakan, tapi akan menikmati jika Anda meminta izinnya. Kesamaan keinginan ini sangat utama.

5. Rayulah.

Kata-kata yang romatik, keluhan nikmat, ataupun rintihan akan sangat merangsang pasangan Anda. Ketika bercumbu, pujilah kulitnya, matanya, bibirnya, atau kelembutan dadanya. Ia akan sangat terangsang. Kata-kata manis ini akan memicu dan memacu gairahnya.

6. Pahami titik erotiknya.

Ini vital. setiap perempuan memiliki titik erotik yang memang hampir sama. Tapi, mana yang paling memberikan sensasi sangat berbeda. Ketahuilah hal itu dari sentuhan Anda, mana yang membuat dia paling mengerang dan terangsang. Pelajari terus titik erotik ini, dan tingkatkan daya rangsang Anda. Payudara, ketiak, bawah telinga, pangkal paha, vagina dan klitoris adalah titik puncak itu. Eksplorasi di titik ini akan sangat melenakannya.

7. Tentukan waktunya.

Jika rangsangan sudah Anda lakukan, tentukan kapan penetrasi. Ini penting. Jangan terlalu cepat, di saat dia belum sungguh terangsang, juga jangan terlalu lambat, sehingga dia lelah menunggu. Mungkin, waktu yang agak pas, 20 menit setelah rangsangan cukup untuk Anda mulai lakukan penetrasi. Pahami keadaan dia akan orgasme, dan jangan mempercepat gerakan Anda. Tenang saja, dan biarkan dia mendapatkan orgasme yang panjang dengan nikmat, baru Anda menyusul kemudian.
Nah, kini, Anda siap jadi lelaki sejati, dengan "pemanas titik api". (geocities.com)(tty) Sumber : www.okezone.com




Permainan seks menggoda

BAGI pria, seks bisa dilakukan darurat. Tak peduli apapun yang sedang dikerjakannya, mereka bisa siap bercinta hanya dalam hitungan menit. Kenyataan ini sangat jauh berbeda dengan wanita.

Wanita lebih peduli dengan intimasi dan gairah ketimbang orgasme. Tak heran bila banyak wanita lebih suka dimanja daripada memenuhi target bercinta dalam seminggu.

Dr Sandra Leiblum, seksolog mengatakan, Bagi wanita, saat menginginkan seks, maka itu haruslah sangat bernilai.

Karenanya, untuk memotivasi seksualitas pasangan, Anda harus menjadikan hubungan intim memesona baginya. Jadi, dia tak akan lagi beranggapan bahwa ngeseks dengan Anda adalah hal menyebalkan.

Berikut berbagai cara membuat pasangan mudah terangsang, seperti dilansir Askmen.

Nikmati sensasi erotisme berdua

Berbeda dengan keyakinan banyak pria, wanita sangat menyukai sensasi erotisme. Mereka lebih memilih erotisme kata-kata ketimbang gambar atau visual. Karena itu, cobalah baca sebuah cerita bertemakan seks berdua, bisa dari buku, majalah, atau situs internet.

Pilih cerita yang jalan ceritanya sesuai dengan hasrat seks Anda berdua.Jika Anda ingin memberi rangsangan erotis dalam bentuk visual, pilihlah film dengan jalan cerita romantisme yang jelas. Cerita yang menekankan gairah dan hubungan di antara pemerannya.

Eksplorasi fantasi seksnya

Minta ia mengungkapkan fantasi seksnya. Intimasi menuntut adanya sebuah pengakuan, apa yang bisa merangsangnya secara seksual. Tapi, persiapkan diri atas fantasi seksnya yang mungkin di luar dugaan.

Merangsang diri sendiri

Banyak wanita tidak bisa terangsang karena bertumpuknya masalah yang harus dipikirkan sehingga mengganggu konsentrasi selama bercinta. Untuk membuatnya rileks dan melupakan sejenak masalah yang ada, ajak dia berkaca di depan cermin dan katakan aksi yang ingin Anda lancarkan dengannya malam ini.

Gambarkan secara verbal tiap aksi foreplay sebelum Anda melakukannya. Lalu mulailah mencium leher dan bahunya, sentuh lembut puting payudaranya setelah Anda melucuti bajunya.

Kemudian, tanggalkan pula celananya dan bergeraklah perlahan ke bokongnya. Minta ia duduk di kursi depan cermin dan menyentuh bagian vulvanya. Arahkan tangannya saat ia melakukan aksi merangsang diri sendiri.

Agar lebih maksimal, Anda bisa menyarankannya untuk mengoleskan minyak hangat untuk bibir Miss V-nya. Minta ia menjelaskan sensasi yang sedang dirasakan. Setelah itu, dia pasti akan mengatakan, siap bercinta dengan Anda malam ini.

Role playing

Teknik berikut adalah variasi lain untuk mengeksplor fantasi seksnya, juga Anda, yaitu dengan memainkan peran penari bugil. Jika dia merasa nyaman saat meliuk-liukkan tubuhnya di hadapan Anda, Anda bisa merekamnya dalam sebuah video.
Putar kembali hasil rekaman tersebut untuk ditonton bersama sebelum cerita berhubungan intim. Anda pasti akan terkejut melihat fantasi seksnya yang selama ini tak pernah ia tunjukkan.

Menjadi budak nafsu

Sebenarnya, banyak wanita ingin sekali pasrah saat berhubungan intim dengan pasangan. Layaknya seorang budak nafsu.

Katakan padanya apa yang ingin Anda lakukan pada tubuhnya malam ini (bisa lewat sebuah catatan, pesan suara, atau email). Minta ia menyiapkan diri, misal dengan mengenakan lingerie super seksi yang membuat kedua payudaranya menyembul dan menerawangkan setiap lekuk tubuhnya. Anda juga bisa memanfaatkan sex toys.

Selanjutnya, Andalah majikannya yang bisa menyuruhnya melakukan berbagai adegan hot. Tapi ingat, Anda ingin membawanya mencapai klimaks, bukan menyakiti atau merendahkannya. Jadi, tetap hargai dia sebagai partner bercinta Anda.
(ftr) Sumber : www.okezone.com




Sex toys bukan pengganti pasangan

NAMANYA sex toys. Namun, mainan yang satu ini bukan untuk anak-anak di bawah umur. Dalam kondisi tertentu, bisa dimanfaatkan untuk meraih kepuasan bersama pasangan. Syaratnya, jangan kebablasan!

Entah karena malu atau alasan lain, rata-rata tidak banyak orang yang mau membicarakan penggunaan alat bantu seks secara terbuka. Mereka memandangnya sebagai urusan pribadi. Belum lagi, banyak yang tidak tahu mengenai legalitasnya.

Aturan hukum di negeri kita menyangkut keberadaan sex toys, belum jelas. Beberapa kali terbetik berita, aparat Bea dan Cukai menggagalkan penyelundupan alat bantu seks di bandara maupun pelabuhan laut. Jadilah keberadaan alat ini seperti barang haram.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang alat bantu seks, pemaparan Ahmad Fauzi Suryasoemirat dalam bukunya Seks, Fakta, & Mitos berikut bisa menjawabnya:

Adapula pembeli yang membawa alat bantu seks dari luar negeri seperti Thailand atau Singapura. Namun, sesampai di bandara, ternyata langsung disita aparat Bea dan Cukai.

Meski sepertinya tabu dan terlarang, nyatanya sulit untuk mendapatkan alat bantu seks di negeri sendiri. Simak saja iklan-iklan yang terpampang bebas di media-media cetak tertentu di tengah kerumunan iklan obat-obatan keperkasaan, akan tertera "penis elektrik getar goyang", "penis elektrik maju mundur", "vagina getar goyang", atau "boneka full body 165 cm". Nama-nama imajinatif yang merupakan ciptaan penjualnya saja.

Selain alamat, pada iklan-iklan itu juga tertera nomor telepon. Cukup memencet tombol teleponnya, lalu pembeli bisa bertanya mengenai jenis barang, ketersediaan, sampai harganya.

Di internet, alat bantu seks juga ditawarkan lewat situs-situs web tertentu dari luar negeri. Setiap situs pedagangan online ini menawarkannya komplet dengan gambar, fungsi, dan harga. Cukup menuliskan nomor kartu kredit, barang akan dikirim ke rumah melalui jasa pengantar barang.

Alat khusus dengan cara khusus

Rasanya, tak salah jika keberadaan alat bantu seks selalu dikait-kaitkan dengan kebutuhan wanita.

Dilihat dari ragam bentuknya, dapat dipastikan penggunanya kebanyakan kaum hawa, meski alat-alat berbentuk kelamin pria juga banyak digunakan kaum gay.

"Beralasan jika perempuan banyak yang menggunakannya, karena lelaki lebih mudah terangsang dan gampang disalurkan. Waktu yang digunakan untuk mencapai orgasme pada lelaki, meski relatuif, kebanyakan lebih cepat," ungkap survei di Amerika Serikat pada dekade 1990-an.

Dalam perkembangannya, alat bantu seks memiliki bentuk yang beragam. Vibrator digerakkan dengan tenaga listrik dan baterai dengan bentuk beragam. Untuk wanita mulai dari replika Mr P, batangan lonjong, bulat telur, atau seperti bentuk hewan tertentu.

Dengan getaran lembutnya, alat-alat jenis vibrator biasanya digunakan untuk merangsang bagian-bagian tubuh tertentu sesuai dengan sensitivitas masing-masing pemakainya.

Sementara dildo, yang pengunaannya dimasukkan ke dalam Miss V bisa digunakan sendiri atau meminta bantuan pasangan. Kebanyakan berbentuk replika penis atau bulatan lonjong.

Pria juga mengenal alat bantu seks berbentuk sex dolls, boneka seks. Alat ini bisa berbentuk boneka utuh seperti dakocan, boneka potongan pinggul wanita, atau berbentuk potongan vagina.

Seperti dildo, ragam boneka seks juga tak kalah banyaknya. Bentuknya amat bervariatif. Seperti bentuk pria dari berbagai ras, wajah bintang film, atau boneka binatang. Beberapa boneka dilengkapi fungsi getar untuk menambah sensasi si pemakai yang dikategorikan vibrator.

Kendati sudah mulai "diterima" masyarakat, namun alat bantu seks ini tidak boleh menggantikan pasangan yang sesungguhnya.

"Sebaiknya jangan, karena efeknya jangka panjang, yaitu bisa menggantikan pasangan yang sesungguhnya," imbuh salah seorang ahli kesehatan.

Penggunaan alat bantu juga tidak dianjurkan meski dengan alasan yang masuk akal. Seperti salah satu pasangan sedang tidak bisa melakukan hubungan seks, sedang berada di luar kota, sakit sementara, dan sebagainya.

"Jika memang mencoba sendiri tanpa pasangan, lama-lama akan terbiasa, lalu pemakai itu mencapai titik di mana tidak membutuhkan pasangan lagi," pungkas seorang dokter.
(nsa) Sumber : www.okezone.com




Seks sehat hindari IMS

SETIAP biduk rumah tangga memiliki problem. Bagaimana jika pasangan terkena infeksi menular seksual (IMS)?

Janji manis sehidup semati seolah terlupakan ketika biduk rumah tangga terhadang masalah. Apalagi ketika salah satu pasangan terinfeksi penyakit menular seksual akibat kehidupan seks yang tidak sehat.

Spesialis Kulit Kelamin dari Siloam Hospitals dr Hannah K.M Damar SpKK menyarankan untuk selalu menjaga kehidupan seks yang sehat.

"Sebuah perkawinan adalah proses belajar untuk mengenal satu sama lain. Masing-masing pasangan harus saling memelihara, mengingatkan, menyayangi demi kelangsungan rumah tangga," tutur alumnus Universitas Diponegoro seraya menambahkan untuk mengobati penyebab penyakit ini sampai bersih dan tuntas.

Penyakit menular seksual terkadang tidak merasakan gejala apa pun. Tidak jarang orang tidak mengetahui telah terinfeksi dalam stadium lanjut. Penderita tidak merasakan sakit karena tidak merasakan nyeri, gatal, keluar cairan atau gejala yang lain.

Beberapa penyakit menular seksual tergantung dari penyebabnya seperti bakteri, virus, protozoa, jamur atau kutu. Bakteri dapat menyebabkan penyakit sifilis, gonorhoea, dan chlamydia.

Adapun penyakit herpes, HIV, Papilloma dan Moluscum disebabkan virus. Kemudian, Protozoa menyebabkan trichomonas, jamur menyebabkan candida dan kutu menyebabkan scabies dan kutu celana.

Hannah menekankan, penting bagi pasutri untuk melakukan pemeriksaan dini dan perawatan yang tepat. Terutama, infeksi mudah menyebar ke organ tubuh bagian lain dan menyebabkan komplikasi serius.

Bila salah satu pasangan suami-istri tertular, tentu akan menjadi penderitaan pasangan lain sepanjang hidup.

"Mengetahui pasangan mengalami penyakit seksual sudah merupakan pukulan tersendiri. Benar-benar dibutuhkan kebesaran hati dan ketabahan pasangan untuk mau dan mampu menerima," kata Konsultan Perkawinan dari Badan Penasihat Perkawinan Perceraian DR Reni Akbar-Hawadi Psi.

Beban akan semakin bertambah karena stigma negatif masih melekat masih begitu buruk. Praktis, masyarakat akan bereaksi dengan mengasingkan, bahkan mengucilkan diri. Situasi ini merupakan reaksi yang wajar terjadi. Di sinilah kesetiaan diuji untuk menerima keadaan pasangan dalam kondisi apa pun.

Saling menyalahkan, marah, kecewa, tidak menerima kenyataan merupakan reaksi yang muncul saat terdiagnosis pertama kali.

"Tentu wajar jika pasutr saling menyalahkan. Namun, tidak bisa lari dari kenyataan dan memungkiri kenyataan yang ada. Karena bagaimanapun, masalah kesehatan bukan hanya masalah salah satu pasangansaja," sebut alumnus Universitas Indonesia itu.

Jika ada salah satu pasangan tertular, maka seharusnya pasangan yang lain membantu dan mendorong untuk menjalani perawatan. Selain membantu dalam perawatan, mengasuh dan mendampingi anakanak tidak boleh diabaikan. Namun, masalah ini bukanlah akhir dari suatu perjalanan rumah tangga.

Reni menuturkan, perlunya melakukan introspeksi perjalanan rumah tangga oleh pasutri. "Misalkan, suami tertular akibat sering melakukan hubungan seks yang tidak sehat dari perselingkuhan. Perlu dicari tahu kenapa bisa sampai terjadi perselingkuhan. Karena perselingkuhan bisa disebabkan oleh banyak faktor, seperti jenuh dengan pasangan, komunikasi tidak jalan sehingga sering kali melakukan tindakan irasional," tandas Reni.

Menurut dia, seks merupakan kebutuhan dasar setiap manusia. Jika bermasalah dalam kehidupan rumah tangga, tak ayal mencari kompensasi lain dan tidak memikirkan risiko. Selain itu, bisa juga para suami sedang mengalami masalah pekerjaan.

Dalam melakukan pertahanan diri menghadapi masalah, ada yang positif dan negatif. Dampak negatif, seperti menarik dan melarikan diri dari masalah dengan "merusak" dirinya sendiri. Karena itu pasutri perlu saling mendukung.(sindo//tty)




Perlukah menjalani terapi seks

BANYAK pasangan terperangkap pada kehidupan seks yang jalan di tempat. Tak ada variasi bercinta, sementara Anda sendiri ketakutan nantinya akan terasa hambar.

Pria sering mengeluh bahwa pasangannya tidak memberikan hubungan seks yang cukup, baik kualitas maupun kuantitas untuk memuaskan nafsu mereka. Masalah seks berkaitan dengan aspek fisik dan psikologis hingga menyebabkan masalah makin berkembang dan berlarut-larut.

Anda dan pasangan tentu ingin mengusahkan berbagai jalan agar kehidupan seksual dan hubungan cinta bisa diselamatkan. Hanya sekitar 15 persen pria dengan masalah seksual pernah mendapat bantuan. Jika Anda ingin mendapatkan kehidupan seks yang lebih baik, terserah pada Anda apakah ingin membuat perubahan atau tidak. Terapi seks hanyalah salah satu jalan untuk mencari solusinya.

Berbagai sisi seputar terapi seks dijelaskan berikut ini, seperti dikutip Askmen.

Apa pentingnya terapi seks?

Saat Anda mulai merasa ketertarikan secara emosi dan fisik kepada pasangan menurun, maka jangan abaikan masalah ini sampai akhirnya terlambat. Sadarlah bahwa ada sesuatu yang berubah, tapi sayangnya bukan ke arah yang lebih baik. Anda berdua butuh segera bertindak dan menemukan jalan keluar.

Banyak wanita berasumsi, setiap pria pasti menolak ikut terapi karena mereka merasa tidak harus menjalankan terapi. Tapi, kebanyakan pria mulai peduli masalah fisik dan emosional saat bicara seputar seks. Baginya ini hanya masalah waktu.

Apa itu terapi seks?

Terapi seks bukan hanya mencari jawaban atas masalah impotensi dan masalah seksual lainnya, tapi juga dilakukan untuk pasangan dengan kehidupan seks yang baik-baik saja, pasangan yang merasa kehidupan seks mereka tidak lagi sesuai harapan, ataupun pasangan dengan kasus kesulitan seksual ringan.

Terapi seks adalah treatment yang dilakukan oleh pakar seks yang menganalisis masalah dengan tinjauan yang luas lewat bukti-bukti yang jelas, hingga misalnya menyinggung masalah psikologis.

Ia dapat membantu Anda keluar dari masalah-masalah, seperti perasaan terangsang (ketidakmampuan meraih atau menjaga ereksi atau frigiditas), orgasme (ketidakmampuan mencapai klimaks atau mengendalikan ejakulasi), nyeri saat intercourse, hubungan seksual yang stagnan, komunikasi seks, dan sebagainya.

Kapan sebaiknya mengajak pasangan?

Jangan pernah mengajak pasangan ikut menjalankan terapi seks saat Anda tengah beraksi foreplay dengannya atau berbagai aksi lain. Utarakan keinginan tersebut saat Anda berdua sedang dalam mood yang baik dan pastikan tidak ada orang lain yang tahu.

Jika dia mulai menunjukkan penolakan, jelaskan padanya bahwa Anda berusaha melakukan yang terbaik untuk mempertahankan biduk rumah tangga, dan kehidupan seks bersamanya. Jika letak permasalahannya adalah di masalah fisik, Anda tetap dapat meminta dukungan pasangan. Pasangan yang baik tak akan merasakan bahagia selain selalu berada di samping Anda.

Apa yang dilakukan selama sesi terapi?

Anda sudah siap menjalani tiap sesi pertemuan dengan terapis seks, jadi ambillah banyak keuntungan dan pastikan mendapat berbagai jawaban setelah keluar dari ruangannya. Bicarakan berbagai masalah yang mengganjal pikiran dan hati Anda berdua. Abaikan segala rasa malu dan ragu, jangan takut bertanya dan gali pertanyaan sebanyak mungkin. Anda bukan hendak diadili dan terapis seks bertindak untuk membantu Anda, bukan menghukum.(tty) Sumber : www.okezone.com